masih ku ingat selalu
saat kau berjanji padaku
takkan pernah ada cinta yang lainnya
terasa begitu indah
tapi semua berbeda
saat kau kenali dirinya
sadarkah dirimu diriku terluka
saat kau sebut namanya
reff:
aku memang manusia biasa
yang tak sempurna dan kadang salah
namun di hatiku hanya satu
cinta untukmu luar biasa
andaikan saja kau tahu
aku takkan mudah berubah
aku kan bertahan selalu bertahan
sampai waktu memanggilku
repeat reff
kemanakah dirimu yang dulu cinta aku
dimanakah dirimu yang selalu merindukanku
repeat reff [2x]
namun di hatiku hanya satu
cinta untukmu luar biasa
cinta untukmu luar biasa
Sabtu, Juni 04, 2011
Selasa, April 26, 2011
'RASA"
Arti kata rasa dalam artikata.com ; salah satunya adalah tanggapan hati terhadap sesuatu (indra). Sudut pandang mana yang akan kita jadikan kata "rasa" itu sendiri, tergantung kitanya. "Rasa" yang dirasakan dalam diri seseorang intinya adalah sama, karena hati nurani dan pemikiran setiap orang tentu sama kalau itu dalam hal baik. Namun ada beberapa orang, tindakan untuk melakukan hal yang mungkin kurang baik tentu berbeda, tergantung masing-masing pribadi.
Sikap peka kita terhadap rasa, baik tindakan atau pada lingkungan juga berbeda. Untuk itu, mudah untuk diucapkan tapi mungkin orang itu belum tau bahwa orang lain yang serasa tau bahwa dia itu tau. Perlu pengendalian diri agar orang lain tidak merasa sakit akan apa yang disampaikan. Biasanya orang tidak akan mengatakan hal tentang rasa yang bisa menyakiti walaupun keinginan itu ada. Karena itu, jangan asal mengatakan sesuatu hal yang sekiranya akan membuat orang menjadi sakit, walaupun ada pepatah, jujurlah kamu walaupun itu sakit. Semua tergantung dari cara penyampaian dan pembawaan serta kata-kata. Jujur boleh tapi cara penyampaiannya kurang baik, tentu akan membuat suasana menjadi lebih tidak baik. Tapi, itu semua tidak akan membuat konflik kalau baik cara menyikapinya.
Rasa itu bisa membuat sesuatu menjadi baik atau sebaliknya. Membaca dan melihat orang lebih gampang menilainya dibandingkan melihat diri sendiri, seperti kata pepatah gajah dipelupuk mata tidak tampak, semut diseberang lautan tampak. Mungkin pepatah itu yang seharusnya menjadi pegangan kita sebagai masyarakat bahwa jangan bicara kalau hanya asal karena perlu dilihat kondisi dan bukti (#kata mudah diucapkan namun sulit untuk dilaksanakan#).
Orang juga memiliki sisi sensitivitas berbeda dalam menanggapi suatu perkataan. Rasa akan terdengar dengan jelas ketika ada kata yang membuat kita tidak nyaman. Kalau rasa itu tertanam lama tentu akan membuat orang menjadi kurang menikmati masa itu. Maka sampaikanlah dengan santun apa yang menjadi keluhan selama bersama. Bicara dibelakang tentu akan membuat orang yang dituju untuk bisa mendengar kata-kata menjadi kurang enak, maka tahan dan jangan sampai keluar kata yang bisa menimbulkan "rasa" tidak nyaman bagi yang mendengarkan.
Kalau sudah bicara "merasa yang paling baik, jujur, cantik, ganteng, hebat, kaya, sukses, mapan, sempurna" dia termasuk orang yang sombong, yang tidak bisa mendengarkan suara hati nurani orang lain yang memiliki "rasa". Hormati dan jaga, agar rasa baik tetap terjaga selama hidup ini masih dipercayakan pada kita. Mudah-mudahan semua bisa menjadi lebih baik dan bijaksana dalam menyikapi.
Sikap peka kita terhadap rasa, baik tindakan atau pada lingkungan juga berbeda. Untuk itu, mudah untuk diucapkan tapi mungkin orang itu belum tau bahwa orang lain yang serasa tau bahwa dia itu tau. Perlu pengendalian diri agar orang lain tidak merasa sakit akan apa yang disampaikan. Biasanya orang tidak akan mengatakan hal tentang rasa yang bisa menyakiti walaupun keinginan itu ada. Karena itu, jangan asal mengatakan sesuatu hal yang sekiranya akan membuat orang menjadi sakit, walaupun ada pepatah, jujurlah kamu walaupun itu sakit. Semua tergantung dari cara penyampaian dan pembawaan serta kata-kata. Jujur boleh tapi cara penyampaiannya kurang baik, tentu akan membuat suasana menjadi lebih tidak baik. Tapi, itu semua tidak akan membuat konflik kalau baik cara menyikapinya.
Rasa itu bisa membuat sesuatu menjadi baik atau sebaliknya. Membaca dan melihat orang lebih gampang menilainya dibandingkan melihat diri sendiri, seperti kata pepatah gajah dipelupuk mata tidak tampak, semut diseberang lautan tampak. Mungkin pepatah itu yang seharusnya menjadi pegangan kita sebagai masyarakat bahwa jangan bicara kalau hanya asal karena perlu dilihat kondisi dan bukti (#kata mudah diucapkan namun sulit untuk dilaksanakan#).
Orang juga memiliki sisi sensitivitas berbeda dalam menanggapi suatu perkataan. Rasa akan terdengar dengan jelas ketika ada kata yang membuat kita tidak nyaman. Kalau rasa itu tertanam lama tentu akan membuat orang menjadi kurang menikmati masa itu. Maka sampaikanlah dengan santun apa yang menjadi keluhan selama bersama. Bicara dibelakang tentu akan membuat orang yang dituju untuk bisa mendengar kata-kata menjadi kurang enak, maka tahan dan jangan sampai keluar kata yang bisa menimbulkan "rasa" tidak nyaman bagi yang mendengarkan.
Kalau sudah bicara "merasa yang paling baik, jujur, cantik, ganteng, hebat, kaya, sukses, mapan, sempurna" dia termasuk orang yang sombong, yang tidak bisa mendengarkan suara hati nurani orang lain yang memiliki "rasa". Hormati dan jaga, agar rasa baik tetap terjaga selama hidup ini masih dipercayakan pada kita. Mudah-mudahan semua bisa menjadi lebih baik dan bijaksana dalam menyikapi.
"Something In My Mind"
Sesuatu hal terkadang bisa memberi dampak positif atau negatif, tergantung dari banyak faktor. Faktor itu juga akan mempengaruhi hal lain yang bisa memicu konflik baik dari dalam ataupun luar. Itu berarti perlu banyak belajar mengenai hal-hal yang akan memiliki dampak. Akan tetapi kemampuan dan tingkat kedewasaan tentu juga memiliki peran yang cukup penting.
Kemampuan dan tingkah kedewasaan menjadi sesuatu hal yang menjadikan pribadi seseorang akan berbeda dan harus bisa tampil lebih baik, hal itu bisa membedakan sisi kemampuan seseorang. Sisi ini, tentu tidak mudah untuk dilakukan karena harus melewati waktu dan tenaga untuk menarik dan juga keinginan serta kemauan yang kuat dalam diri. Hal itu tentu keduanya harus seimbang dan bisa dijadikan suatu motivasi tersendiri untuk memberikan dukungan dalam wujud spirit.
Spirit yang kuat untuk maju, tentu perlu ada dukungan baik itu materi ataupun waktu serta kondisi yang bisa mendukung. Walaupun terkadang kondisi materi bukan segalanya dibutuhkan akan tetapi akan lebih membantu bila hal itu ada kemauan untuk maju dalam pengembangan diri adalah sebagai titik balik untuk bisa membiaskan segala kendala yang menghadang dan menjadi titik kunci yang sebenarnya. Hal itu banyak terbukti dari berbagai orang sukses bukan dari latar belakang orang-orang yang mampu dalam hal materi. Akan tetapi jumlah dari mereka tidak banyak bila dibandingkan dengan mereka yang lebih mampu. Kepuasan yang didapat juga sulit untuk dilihat, karena baik yang kekurangan dalam hal materi ataupun ada, sama-sama menikmati dan bangga atas hasil yang dicapai. Akan tetapi bagi yang memiliki kemampuan materi sedikit, tentu pandangan orang lain atas keberhasilan pencapaian akan dipandang satu point plus bila dibanding dengan mereka yang lebih dalam hal materi. Semua itu tentu membuktikan adanya sikap yang tidak pantang menyerah, keuletan serta kemampuan yang luar biasa yang mereka kuasai walaupun ada faktor "X" yang berpengaruh.
Pencapaian seseorang dalam meraih kesuksesan tentu beda ukuran dalam diri. Ini membuktikan bahwa dalam diri orang lain pasti tidak akan sama keinginan atau tujuan dalam hidup. Untuk itu diperlukan tujuan dalam meraih kesuksesan nyata yang akan membuat hidup menjadi terarah dan masa depan menjadi lebih baik.
Kemampuan dan tingkah kedewasaan menjadi sesuatu hal yang menjadikan pribadi seseorang akan berbeda dan harus bisa tampil lebih baik, hal itu bisa membedakan sisi kemampuan seseorang. Sisi ini, tentu tidak mudah untuk dilakukan karena harus melewati waktu dan tenaga untuk menarik dan juga keinginan serta kemauan yang kuat dalam diri. Hal itu tentu keduanya harus seimbang dan bisa dijadikan suatu motivasi tersendiri untuk memberikan dukungan dalam wujud spirit.
Spirit yang kuat untuk maju, tentu perlu ada dukungan baik itu materi ataupun waktu serta kondisi yang bisa mendukung. Walaupun terkadang kondisi materi bukan segalanya dibutuhkan akan tetapi akan lebih membantu bila hal itu ada kemauan untuk maju dalam pengembangan diri adalah sebagai titik balik untuk bisa membiaskan segala kendala yang menghadang dan menjadi titik kunci yang sebenarnya. Hal itu banyak terbukti dari berbagai orang sukses bukan dari latar belakang orang-orang yang mampu dalam hal materi. Akan tetapi jumlah dari mereka tidak banyak bila dibandingkan dengan mereka yang lebih mampu. Kepuasan yang didapat juga sulit untuk dilihat, karena baik yang kekurangan dalam hal materi ataupun ada, sama-sama menikmati dan bangga atas hasil yang dicapai. Akan tetapi bagi yang memiliki kemampuan materi sedikit, tentu pandangan orang lain atas keberhasilan pencapaian akan dipandang satu point plus bila dibanding dengan mereka yang lebih dalam hal materi. Semua itu tentu membuktikan adanya sikap yang tidak pantang menyerah, keuletan serta kemampuan yang luar biasa yang mereka kuasai walaupun ada faktor "X" yang berpengaruh.
Pencapaian seseorang dalam meraih kesuksesan tentu beda ukuran dalam diri. Ini membuktikan bahwa dalam diri orang lain pasti tidak akan sama keinginan atau tujuan dalam hidup. Untuk itu diperlukan tujuan dalam meraih kesuksesan nyata yang akan membuat hidup menjadi terarah dan masa depan menjadi lebih baik.
Sabtu, April 23, 2011
Keinginan & Kebutuhan
Alangkah banyak keinginan orang didunia ini. Walaupun dia seorang yang punya kedudukan, punya harta melimpah sampai orang biasa dan tak punya apa-apa. Keinginan mengalir bagaikan air yang mengalir, tidak akan ada batasnya. Namun keingingan itu harus diikuti dengan kebutuhan. Kalau berfikir untuk memenuhi keinginan tanpa melihat kebutuhan tentu akan konyol bagi orang biasa dan tak punya apa-apa. Kebutuhan itu yang lebih menjadi prioritas.
Keinginan dan kebutuhan yang menjadi bagian terpisah namun terkadang menjadi tersamar dengan kondisi seseorang. Orang yang punya sesuatu keinginan dan kebutuhan untuk bisa terpenuhi dua-duanya tentu harus diimbangi dengan tindakan yang nyata.
Tidak banyak yang menjadi keinginan dan kebutuhan saat ini. Hanya ingin menjadi bagian hidup, bisa melakukan sesuatu yang bermanfaat dan bahagia selama perjalanan disisa umur. Apa yang dilakukan selalu salah?Kalaupun tidak bisa singkron untuk menggabungkan dua jiwa/ hati yang berbeda ini apa yang harus dilakukan?Perjalanan disisa umur ini, selalu berharap/ berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa tentu lama. Agar hidup didunia ini dengan orang yang dikasihi, dicintai dan disayangi selalu bersama walupun susah apalagi senang.
Godaan itu pasti akan datang, untuk menguji apakah kita mampu menjalaninya/ bertahan. Ibarat "Pohon Besarpun akan Tumbang bila tiupan angin itu kencang dan terus menerus". Jangan biarkan angin itu selalu kencang menghempaskan pohon itu. Katakan dengan jelas apa yang dirasakan, jangan buat sesuatu menggantung tidak jelas arti dan maknaya. Mudah-mudahn semua itu hanya godaan dan ujian, kalaupun melemah semoga Tuhan Yang Maha Esa menjaga agar tetap bersama. Kita hanya bisa berusaha, kalaupun kehendak_Nya bukan itu, ambil dan lanjutkan perjalananmu kedepan, semoga apa yang dicari bisa ditemukan.
aku memang manusia biasa
yang tak sempurna dan kadang salah
namun di hatiku hanya satu
cinta untukmu luar biasa
(Lirik Lagu Y&TN - Manusia Biasa)
Keinginan dan kebutuhan yang menjadi bagian terpisah namun terkadang menjadi tersamar dengan kondisi seseorang. Orang yang punya sesuatu keinginan dan kebutuhan untuk bisa terpenuhi dua-duanya tentu harus diimbangi dengan tindakan yang nyata.
Tidak banyak yang menjadi keinginan dan kebutuhan saat ini. Hanya ingin menjadi bagian hidup, bisa melakukan sesuatu yang bermanfaat dan bahagia selama perjalanan disisa umur. Apa yang dilakukan selalu salah?Kalaupun tidak bisa singkron untuk menggabungkan dua jiwa/ hati yang berbeda ini apa yang harus dilakukan?Perjalanan disisa umur ini, selalu berharap/ berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa tentu lama. Agar hidup didunia ini dengan orang yang dikasihi, dicintai dan disayangi selalu bersama walupun susah apalagi senang.
Godaan itu pasti akan datang, untuk menguji apakah kita mampu menjalaninya/ bertahan. Ibarat "Pohon Besarpun akan Tumbang bila tiupan angin itu kencang dan terus menerus". Jangan biarkan angin itu selalu kencang menghempaskan pohon itu. Katakan dengan jelas apa yang dirasakan, jangan buat sesuatu menggantung tidak jelas arti dan maknaya. Mudah-mudahn semua itu hanya godaan dan ujian, kalaupun melemah semoga Tuhan Yang Maha Esa menjaga agar tetap bersama. Kita hanya bisa berusaha, kalaupun kehendak_Nya bukan itu, ambil dan lanjutkan perjalananmu kedepan, semoga apa yang dicari bisa ditemukan.
aku memang manusia biasa
yang tak sempurna dan kadang salah
namun di hatiku hanya satu
cinta untukmu luar biasa
(Lirik Lagu Y&TN - Manusia Biasa)
Rabu, April 20, 2011
Lumbok, Seminung, Lampung Barat
Kabupaten Lampung Barat memiliki banyak potensi wisata, salah satunya adalah Kawasan Wisata Terpadu Seminung Lumbok Resort (KWT SLR)masuk dalam wilayah Kecamatan Lumbok Seminung. Tempat Wisata ini sudah menjadi bagian tersendiri dari Kabupaten Lampung Barat yang bisa mendatangkan wisatawan baik lokal maupun asing. Potensi yang bisa dinikmati antara lain ; danau yang indah, TNBBS mengitari danau yang membuat udara sejuk, penginapan dengan fasilitas lengkap dan terjangkau, tempat pemancingan yang nyaman, gunung seminung yang elok, berperahu motor tradisional, pemandian air panas yang tidak terlalu jauh dari lokasi dan nikmatnya ikan mujahir yang lezat.Prasarana jalan untuk menuju ke lokasi wisata tersebut sudah mendukung dan memberikan kenyamanan bagi para wisatawan. Hal ini penting karena dengan mudahnya sarana tersebut bisa menjadi daya tarik wisatawan untuk menjangkau/ mengunjungi tanpa memikirkan efisiensi waktu.
Lokasi tersebut dari Bandar Lampung hanya perlu ditempuh sekitar 7-8 jam perjalanan. Setelah memasuki wilayah Lampung Barat akan disuguhi pepohonan dan pemandangan serta udara yang sejuk, sehingga perjalanan anda terasa nikmat dan santai. Penginapan yang tersedia memberikan pemandangan yang mungkin sulit ditemukan didaerah lain. Ketika mata terbuka, hamparan air danau yang jernih, gunung seminung dan dikelilingi pohon kelapa, menambah nilai tersendiri bagi tempat wisata ini. Tempat wisata ini kebetulan Tuhan menciptakan di Lampung Barat, maka jangan ragu untuk singgah dan berkunjung. Mudah-mudahn dengan sekali anda berkunjung bersama keluarga, anda akan kembali lagi mengajak teman dan saudara yang lain.
Rabu, Januari 12, 2011
SI KIDAL DARI GUA CINTA
PART 2
Pagi haripun tiba. Persiapan untuk melakukan aktivitas rutinku sudah kumulai ketika mata kubuka dari lelapnya tidur malamku. Segar dan gembira bercampur dalam menu pagi. Pagi yang cerah dan penuh dengan warna ceria, seperti perasaan orang yang penuh dengan harapan.
Waktupun tiba, ketika hari itu semua berkumpul dalam satu ruangan yang telah disediakan. Kuabaikan dia tanpa ada rasa untuk menegor ataupun bertanya. Namun mata terus mencari dimana posisi orang yang kucari. Ketemu, namun ku menahan rasa apa yang ada dalam pikiranku.
Tidak ada ekspresi yang muncul dalam benakku apa yang dia pikirkan. Tapi dia terpilih kedepan mewakili teman-temannya. Kulihat dan tanpa ada tindakan. Kuhanya melakukan tugas sebagai apa yang bisa dilakukan.
Waktupun berakhir dan kegiatan itu akhirnya selesai. Tanpa ada tindakan apapun yang kulakukan. Berlalu begitu saja. Tapi hari itu cukup membuatku merasa menemukan hal lain dalam kehidupanku. Menemukan orang yang selama ini kucari. Lama menurutku, walaupun itu singkat. Berkecamuk dan bingung, bingung apa yang kurasa.
Proses rasa dan waktu terus berjalan. Tindakanpun akhirnya tiada. Kosong dan tidak berisi. Berlalu sampai akhirnyapun tiba. Tiba disaat semua kembali seperti apa yang kupikirkan. Namun sudah tau bahwa dia tidak berada ditempat apa yang diharapkan. Tidak mengapa. Teknologi yang sudah ada bisa dimanfaatkan fungsinya dengan baik. Kendalapun untuk sementara bisa diatasi. Tapi kenapa komunikasi itu baru muncul dalam waktu kegiatan yang sudah mau selesai (1 minggu lagi). Kecewa. Tak ada yang disalahkan. Intensif komunikasi kujalin. Respon positifpun bisa kutangkap.
Pada sesi libur, niat baru kuwujudkan untuk bisa meraih waktu untuk ketemu. Kukembali pulang dari tempat kegiatan yang selama ini kutinggal. Setelah melakukan aktivitas, kulancarkan serangan. Namun jadwal selalu berubah, pikiranku sudah mulai meragukan apa yang dipikirkan. Ternyata benar, waktu yang sangat berharga itu akhirnya berlalu begitu saja tanpa mendapatkan apa yang kucari. Walaupun saat itu, ku menghiraukan teman-teman yang mengundang untuk menyantap hidangan makan siang, namun demi untuk bisa mewujudkan mimpi bertemu dengannya, kutolak. Posisiku saat itu menunggu di sebuah taman kota yang dihidupkan dengan kolam yang diwarnai dengan ikan yang menakjubkan. Ikan yang ramah dan selalu membuat rasa untuk selalu bertemu.
Kecewa. Kembali ku tempat dimana kegiatan itu ada. Masih siang. Yang ditunggu selalu membuatku tidak menentu. Dalam perjalanan ternyata gerimis mulai menyiramiku sampai ditempat itu. Basah, namun ku tetap semangat ngejalaninya. Setelah selesai ganti, kumulai mencoba untuk mengirim sebuah pesan. Setelah balasan itu tiba, ternyata dia tidak jadi melakukan aktivitas hari itu. Namun, kutelah kembali dan niat untuk kembali menemuinya gagal hari itu. Istirahat, akhirnya terlelap sampai sore.
TO BE CONTINUE
Pagi haripun tiba. Persiapan untuk melakukan aktivitas rutinku sudah kumulai ketika mata kubuka dari lelapnya tidur malamku. Segar dan gembira bercampur dalam menu pagi. Pagi yang cerah dan penuh dengan warna ceria, seperti perasaan orang yang penuh dengan harapan.
Waktupun tiba, ketika hari itu semua berkumpul dalam satu ruangan yang telah disediakan. Kuabaikan dia tanpa ada rasa untuk menegor ataupun bertanya. Namun mata terus mencari dimana posisi orang yang kucari. Ketemu, namun ku menahan rasa apa yang ada dalam pikiranku.
Tidak ada ekspresi yang muncul dalam benakku apa yang dia pikirkan. Tapi dia terpilih kedepan mewakili teman-temannya. Kulihat dan tanpa ada tindakan. Kuhanya melakukan tugas sebagai apa yang bisa dilakukan.
Waktupun berakhir dan kegiatan itu akhirnya selesai. Tanpa ada tindakan apapun yang kulakukan. Berlalu begitu saja. Tapi hari itu cukup membuatku merasa menemukan hal lain dalam kehidupanku. Menemukan orang yang selama ini kucari. Lama menurutku, walaupun itu singkat. Berkecamuk dan bingung, bingung apa yang kurasa.
Proses rasa dan waktu terus berjalan. Tindakanpun akhirnya tiada. Kosong dan tidak berisi. Berlalu sampai akhirnyapun tiba. Tiba disaat semua kembali seperti apa yang kupikirkan. Namun sudah tau bahwa dia tidak berada ditempat apa yang diharapkan. Tidak mengapa. Teknologi yang sudah ada bisa dimanfaatkan fungsinya dengan baik. Kendalapun untuk sementara bisa diatasi. Tapi kenapa komunikasi itu baru muncul dalam waktu kegiatan yang sudah mau selesai (1 minggu lagi). Kecewa. Tak ada yang disalahkan. Intensif komunikasi kujalin. Respon positifpun bisa kutangkap.
Pada sesi libur, niat baru kuwujudkan untuk bisa meraih waktu untuk ketemu. Kukembali pulang dari tempat kegiatan yang selama ini kutinggal. Setelah melakukan aktivitas, kulancarkan serangan. Namun jadwal selalu berubah, pikiranku sudah mulai meragukan apa yang dipikirkan. Ternyata benar, waktu yang sangat berharga itu akhirnya berlalu begitu saja tanpa mendapatkan apa yang kucari. Walaupun saat itu, ku menghiraukan teman-teman yang mengundang untuk menyantap hidangan makan siang, namun demi untuk bisa mewujudkan mimpi bertemu dengannya, kutolak. Posisiku saat itu menunggu di sebuah taman kota yang dihidupkan dengan kolam yang diwarnai dengan ikan yang menakjubkan. Ikan yang ramah dan selalu membuat rasa untuk selalu bertemu.
Kecewa. Kembali ku tempat dimana kegiatan itu ada. Masih siang. Yang ditunggu selalu membuatku tidak menentu. Dalam perjalanan ternyata gerimis mulai menyiramiku sampai ditempat itu. Basah, namun ku tetap semangat ngejalaninya. Setelah selesai ganti, kumulai mencoba untuk mengirim sebuah pesan. Setelah balasan itu tiba, ternyata dia tidak jadi melakukan aktivitas hari itu. Namun, kutelah kembali dan niat untuk kembali menemuinya gagal hari itu. Istirahat, akhirnya terlelap sampai sore.
TO BE CONTINUE
Langganan:
Komentar (Atom)