Arti kata rasa dalam artikata.com ; salah satunya adalah tanggapan hati terhadap sesuatu (indra). Sudut pandang mana yang akan kita jadikan kata "rasa" itu sendiri, tergantung kitanya. "Rasa" yang dirasakan dalam diri seseorang intinya adalah sama, karena hati nurani dan pemikiran setiap orang tentu sama kalau itu dalam hal baik. Namun ada beberapa orang, tindakan untuk melakukan hal yang mungkin kurang baik tentu berbeda, tergantung masing-masing pribadi.
Sikap peka kita terhadap rasa, baik tindakan atau pada lingkungan juga berbeda. Untuk itu, mudah untuk diucapkan tapi mungkin orang itu belum tau bahwa orang lain yang serasa tau bahwa dia itu tau. Perlu pengendalian diri agar orang lain tidak merasa sakit akan apa yang disampaikan. Biasanya orang tidak akan mengatakan hal tentang rasa yang bisa menyakiti walaupun keinginan itu ada. Karena itu, jangan asal mengatakan sesuatu hal yang sekiranya akan membuat orang menjadi sakit, walaupun ada pepatah, jujurlah kamu walaupun itu sakit. Semua tergantung dari cara penyampaian dan pembawaan serta kata-kata. Jujur boleh tapi cara penyampaiannya kurang baik, tentu akan membuat suasana menjadi lebih tidak baik. Tapi, itu semua tidak akan membuat konflik kalau baik cara menyikapinya.
Rasa itu bisa membuat sesuatu menjadi baik atau sebaliknya. Membaca dan melihat orang lebih gampang menilainya dibandingkan melihat diri sendiri, seperti kata pepatah gajah dipelupuk mata tidak tampak, semut diseberang lautan tampak. Mungkin pepatah itu yang seharusnya menjadi pegangan kita sebagai masyarakat bahwa jangan bicara kalau hanya asal karena perlu dilihat kondisi dan bukti (#kata mudah diucapkan namun sulit untuk dilaksanakan#).
Orang juga memiliki sisi sensitivitas berbeda dalam menanggapi suatu perkataan. Rasa akan terdengar dengan jelas ketika ada kata yang membuat kita tidak nyaman. Kalau rasa itu tertanam lama tentu akan membuat orang menjadi kurang menikmati masa itu. Maka sampaikanlah dengan santun apa yang menjadi keluhan selama bersama. Bicara dibelakang tentu akan membuat orang yang dituju untuk bisa mendengar kata-kata menjadi kurang enak, maka tahan dan jangan sampai keluar kata yang bisa menimbulkan "rasa" tidak nyaman bagi yang mendengarkan.
Kalau sudah bicara "merasa yang paling baik, jujur, cantik, ganteng, hebat, kaya, sukses, mapan, sempurna" dia termasuk orang yang sombong, yang tidak bisa mendengarkan suara hati nurani orang lain yang memiliki "rasa". Hormati dan jaga, agar rasa baik tetap terjaga selama hidup ini masih dipercayakan pada kita. Mudah-mudahan semua bisa menjadi lebih baik dan bijaksana dalam menyikapi.
Selasa, April 26, 2011
"Something In My Mind"
Sesuatu hal terkadang bisa memberi dampak positif atau negatif, tergantung dari banyak faktor. Faktor itu juga akan mempengaruhi hal lain yang bisa memicu konflik baik dari dalam ataupun luar. Itu berarti perlu banyak belajar mengenai hal-hal yang akan memiliki dampak. Akan tetapi kemampuan dan tingkat kedewasaan tentu juga memiliki peran yang cukup penting.
Kemampuan dan tingkah kedewasaan menjadi sesuatu hal yang menjadikan pribadi seseorang akan berbeda dan harus bisa tampil lebih baik, hal itu bisa membedakan sisi kemampuan seseorang. Sisi ini, tentu tidak mudah untuk dilakukan karena harus melewati waktu dan tenaga untuk menarik dan juga keinginan serta kemauan yang kuat dalam diri. Hal itu tentu keduanya harus seimbang dan bisa dijadikan suatu motivasi tersendiri untuk memberikan dukungan dalam wujud spirit.
Spirit yang kuat untuk maju, tentu perlu ada dukungan baik itu materi ataupun waktu serta kondisi yang bisa mendukung. Walaupun terkadang kondisi materi bukan segalanya dibutuhkan akan tetapi akan lebih membantu bila hal itu ada kemauan untuk maju dalam pengembangan diri adalah sebagai titik balik untuk bisa membiaskan segala kendala yang menghadang dan menjadi titik kunci yang sebenarnya. Hal itu banyak terbukti dari berbagai orang sukses bukan dari latar belakang orang-orang yang mampu dalam hal materi. Akan tetapi jumlah dari mereka tidak banyak bila dibandingkan dengan mereka yang lebih mampu. Kepuasan yang didapat juga sulit untuk dilihat, karena baik yang kekurangan dalam hal materi ataupun ada, sama-sama menikmati dan bangga atas hasil yang dicapai. Akan tetapi bagi yang memiliki kemampuan materi sedikit, tentu pandangan orang lain atas keberhasilan pencapaian akan dipandang satu point plus bila dibanding dengan mereka yang lebih dalam hal materi. Semua itu tentu membuktikan adanya sikap yang tidak pantang menyerah, keuletan serta kemampuan yang luar biasa yang mereka kuasai walaupun ada faktor "X" yang berpengaruh.
Pencapaian seseorang dalam meraih kesuksesan tentu beda ukuran dalam diri. Ini membuktikan bahwa dalam diri orang lain pasti tidak akan sama keinginan atau tujuan dalam hidup. Untuk itu diperlukan tujuan dalam meraih kesuksesan nyata yang akan membuat hidup menjadi terarah dan masa depan menjadi lebih baik.
Kemampuan dan tingkah kedewasaan menjadi sesuatu hal yang menjadikan pribadi seseorang akan berbeda dan harus bisa tampil lebih baik, hal itu bisa membedakan sisi kemampuan seseorang. Sisi ini, tentu tidak mudah untuk dilakukan karena harus melewati waktu dan tenaga untuk menarik dan juga keinginan serta kemauan yang kuat dalam diri. Hal itu tentu keduanya harus seimbang dan bisa dijadikan suatu motivasi tersendiri untuk memberikan dukungan dalam wujud spirit.
Spirit yang kuat untuk maju, tentu perlu ada dukungan baik itu materi ataupun waktu serta kondisi yang bisa mendukung. Walaupun terkadang kondisi materi bukan segalanya dibutuhkan akan tetapi akan lebih membantu bila hal itu ada kemauan untuk maju dalam pengembangan diri adalah sebagai titik balik untuk bisa membiaskan segala kendala yang menghadang dan menjadi titik kunci yang sebenarnya. Hal itu banyak terbukti dari berbagai orang sukses bukan dari latar belakang orang-orang yang mampu dalam hal materi. Akan tetapi jumlah dari mereka tidak banyak bila dibandingkan dengan mereka yang lebih mampu. Kepuasan yang didapat juga sulit untuk dilihat, karena baik yang kekurangan dalam hal materi ataupun ada, sama-sama menikmati dan bangga atas hasil yang dicapai. Akan tetapi bagi yang memiliki kemampuan materi sedikit, tentu pandangan orang lain atas keberhasilan pencapaian akan dipandang satu point plus bila dibanding dengan mereka yang lebih dalam hal materi. Semua itu tentu membuktikan adanya sikap yang tidak pantang menyerah, keuletan serta kemampuan yang luar biasa yang mereka kuasai walaupun ada faktor "X" yang berpengaruh.
Pencapaian seseorang dalam meraih kesuksesan tentu beda ukuran dalam diri. Ini membuktikan bahwa dalam diri orang lain pasti tidak akan sama keinginan atau tujuan dalam hidup. Untuk itu diperlukan tujuan dalam meraih kesuksesan nyata yang akan membuat hidup menjadi terarah dan masa depan menjadi lebih baik.
Langganan:
Komentar (Atom)