Jumat, Desember 31, 2010

SI KIDAL DARI GUA CINTA

PART I

Pada suatu hari yang cerah, pada hari ketika suasana hatiku limbung dan tidak menentu. Aktivitas harianku berjalan lancar tanpa muncul suatu konflik. Hari itu berjalan tanpa ada rasa apapun dan dugaan apapun. Tiba-tiba suasana berubah menjadi rasa yang tidak terfikirkan sebelumnya. Sesosok gadis dengan anggunnya memasuki ruangan kerjaku tanpa ada satu keramaian. Sepi, tapi penuh dengan kesan santai dan ekSpresif. Pandanganku tak bisa terlepas dan aksiku tak bisa kubatasi. Ku berusa untuk dapat mencuri dan mengharap untuk mendapat satu perhatiannya.

Kulihat dari tempat dudukku, gadis itu menulis dengan tangan kirinya (Kidal). Ekspresiku tak bisa kutahan untuk bisa mengambil hati dengan caraku sendiri. Mendekat, berdiri dan memandang. Begitulah aku ketika perasaan hati tertarik pada seorang gadis. Bunyi KLIK dari hatiku terdengar dan mencoba membisikan kata "DEKATI DAN DAPATKAN HATINYA".

Setelah detik, menit berlalu, selesailah gadis itu menuliskan data dalam satu lembar kertas. Kupandang dia berlalu tanpa ada tanda-tanda bahwa responku membuahkan hasil. Serangan pertama yang bisa kulakukan adalah dengan melihat dan mencatat biodata yang tertempel dikertas itu. Nomorpun ada dan tanganku tak bisa kutahan untuk menge-save dalam telepon genggamku.

Sore menjelang dan mentaripun mulai bersembunyi di gelapnya malam. Kulihati telepon genggamku dan rasa ingin menghubungi/ sms mulai berkecamuk antara iya dan tidak. Keinginan itu akhirnya tidak bisa kutahan dan jempolku mulai menuliskan kata untuk mengingatkan kembali gadis kidal tentang diriku. Sms pun terkirim. Beberapa menit kutunggu balasannya dan akhirnya berbunyi. Harapan balasan akhirnya sesuai yang diharapkan. Si Kidal membalas dan masih ingat tentangku. Senang hati menyelimuti disaat yang ditunggu. Kiriman balasan kedua kulontarkan untuk tau apakah sudah ada rasa lain yang hinggap dihati. Jawabannya adalah sudah. Kudiam dan tidak bisa membalas kembali.

Beberapa hari kutunggu, akhirnya diniatkan untuk menghubungi dan menanyakan sesuatu hal tentang apa yang akan dilakukan mengenai kegiatan esok hari. Ku membiaskan diri untuk tidak menghiraukan balasan sms yang kutrima diwaktu pertama kali kukirim. Harapan yang ada dalam benakku adalah ku bisa mengenalnya lebih dekat dan bisa melewati masa-masa itu bersama (terlau tinggi, tapi itu yang berkecamuk dalam hatiku). Senangnya hati menyelimuti bersama malam, ketika menunggu esok hari yang akan tiba.

Pagi haripun tiba. Persiapan untuk melakukan aktivitas rutinku sudah kumulai ketika mata kubuka dari lelapnya tidur malamku. Segar dan gembira bercampur dalam menu pagi. Pagi yang cerah dan penuh dengan warna ceria, seperti perasaan orang yang penuh dengan harapan. TO BE CONTINUE . . . .

Kamis, Desember 30, 2010

PILIHAN "HATI"

Hidup penuh dengan pilihan. Pilihan yang ada akan dirasakan berbeda oleh setiap orang. Tentu hal ini akan bisa memberikan kesan kehidupan yang sangat kompleks, warna serta permasalahan yang selalu mengikuti disetiap langkah. Untuk itu pilihan yang sifatnya baik dan bisa memberikan banyak keuntungan tentu akan menjadi satu pilihan yang tepat dan dapat diambil.

Beberapa kalangan, ada yang masih mengalami kesulitan dalam mengambil keputusan, padahal sudah tahu bahwa itu adalah keputusan yang salah menurut orang lain. Walaupun tidak dipungkiri, bahwa segala macam bentuk pilihan yang diambil tergantung pada ybs, namun masukan yang positif dari pendapat orang lain akan bisa menjadi dasar pemikiran baru yang bisa direnungkan kembali. Pilihan yang sudah diambil jangan sampai akan memberikan dampak terhadap diri, keluarga serta orang lain, karena rasa hati dalam penentuan itu bisa mengambil peran yang sangat besar dan akan mempunyai dampak.

Dampak dari akibat pilihan yang kurang tepat akan bisa merugikan beberapa pihak yang merasa kurang diuntungkan. Namun resiko pengambilan pilihan yang sudah diambil pasti sudah melalui beberapa pertimbangan yang matang walaupun masih ada sedikit ganjalan. Ganjalan yang masih muncul tentu akan selalu membayangi diri dalam setiap langkah kehidupan sehari-hari. Maka diperlukan penyegaran diri dengan melakukan perenungan pilihan yang sudah diambil agar efek yang bisa muncul lebih diminimalisir. Kondisi yang tidak terkendali tersebut bila dibiarkan berlarut akan memiliki pengaruh yang negatif ataupun muncul satu akibat yang bisa merugikan diri sendiri.

Agar hasilnya adalah baik, perlu di cari solusi lain dengan mendekatkan pada kriteria pilihan awal dan dicari kembali pilihan baru yang bisa lebih memberikan kenyamanan dan ketenangan hati. Pilihan yang benar tentu akan memberikan dampak yang positif bagi ybs dan banyak pihak walaupun tetap ada pihak yang masih merasa belum terima dengan pilihan baru yang diambil tersebut.

Jadi pilihan yang sudah ditetapkan, akan memberikan dampak dari masing-masing pihak yang harus bisa menerima walaupun itu menyakitkan. Solusi yang bisa menjadi penengah dari pilihan tersebut adalah segera bangkit dan segera melanjutkan perjalanan kehidupan agar bisa melupakan hasil pilihan yang sudah diambil.