Rabu, Januari 21, 2009

mOney "ruLer"

Mendengar kata "uang" ternyata bisa memberi berita bahagia ataupun duka. Bahagianya misalnya = 1) selamat anda mendapatkan kenaikkan gaji, bonus sebesar..., 2) oya...duitnya udah ditransfer sebesar...., 3) keuntungan bulan ini sebesar...., 3) waktu cek saldo....o lumayan cukup atau lebih untuk bulan ini, 4) ngga sia-sia kerja seharian..ternyata hasilnya memuaskan dan masih banyak lagi yang lain. Dukanya misalnya = 1) waduh saldo tanggal sekian kok tinggal segini ni..pusing, 2) mau ada kegiatan ni, coba cek saldo + gaji bulan ini kurang??wah gimana ni caranya?, 3) banyak keinginan (untuk kebutuhan sehari-hari) tapi tidak bisa tercukupi, 4) hari ini kira-kira kerja apa ya?waduh gimana dong kebutuhan keluarga, 5) dah kerja keras, ternyata rezekinya cuma segini dan masih banyak yang lain.

Ternyata, benda itu (uang) untuk saat ini masih sangat dibutuhkan dan kedatangannya/ keberadaan ditunggu-tunggu. Namun untuk mendapatkannya tentunya butuh perjuangan dan kerja keras.

Setelah ada uang, tentunya yang akan kita pikirkan selanjutnya adalah bagaimana cara mendapatkannya lagi, bagaimana cara mempertahankan dan bagaimana uang itu bisa bertambah. Misalnya, kebetulan uang yang masuk rutin tiap bulan dan besarnya sama, akan tetapi kebutuhan tiap hari bukannya berkurang melainkan semakin banyak. Bagaimana cara mengelolanya apabila itu terjadi?

Itulah permasalahan yang menggelayuti perjalanan hidup yang sudah berjalan kira-kira 10 tahun terakhir ini. Sulit sekali menyisihkan atau memanage dengan baik agar bisa terkontrol dan tidak abis disetiap bulannya. Kalaupun ada pemasukan lain yang tidak terduga, bukannya di save akan tetapi dibelanjakan kebutuhan lain yang menjadi keinginan terpendam. Apa masalahnya??atau mungkin kita kurang bersyukur atas semua nikmat Alloh yang telah diberikan??atau apa kira-kira masalah utamanya?

Kalo ada yang tahu ataupun punya permasalahan yang sama ataupun mau berbagi masalah yang lain juga nda apa-apa, mari kita sharing, ya supaya masalah seperti ini menjadi terpecahkan ataupun ketemu solusi yang lebih baik, daripada kita pendam dan menjadi batu, akhirnya sakit dan wassalam he he, ok ditunggu partisipasinya.by yUdi pAtoNi

Tidak ada komentar: